Wisata

Keunikan Tana Toraja

Tana Toraja (tanatorajasulse.com)

Tana Toraja adalah salah satu diantara beberapa kebudayaan yang dimiliki Indonesia. Tana toraja merupakan bagian dari kebudayaan yang dimiliki Indonesia dan juga merupakan salah satu kebudayaan yang harus dilestarikan. Bukan hanya oleh mereka yang merupakan warga Tana Toraja saja, melainkan juga kita sebagai warga Indonesia.

Tana Toraja merupakan kekayaan suku bangsa dan merupakan harta paling berharga untuk kita jaga dan lestarikan. Tana Toraja merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan. Yaitu kabupaten Tana Toraja beribu kota Makale.

Suku yang yang mendiami daerah ini adalah suku Toraja. Suku Toraja yang mendiami kabupaten Tana Toraja kurang lebih sebanyak 450.000 jiwa. Masyarakatnya mayoritas beragama Kristen. Namun ada beberapa yang memeluk agama Islam dan sebagian lagi masih menganut kepercayaan animisme yaitu Aluk To Dolo.

Baca Juga Danau Toba di Sumatera Utara yang Mengagumkan

Kata Toraja berasal dari bahasa Bugis to riaja yang artinya orang yang berdiam di negeri atas. Dari namanya  tentunya kita dapat merasakan keunikan yang dimiliki oleh kebudayaan Tana Toraja. Keunikan kebudayaan terletak pada berbagai ritual, ukiran kayu, rumah tradisional,  dan tari-tariannya. Nah, disini saya akan bercerita sedikit tentang keunikan tersebut:

  1. Ritual Pemakaman

Ritual pemakaman nan dimiliki oleh kebudayaan Tana Toraja terbilang sedikit unik dan rumit. Upacara pemakaman yang dilakukan oleh masyarakat Tana Toraja dapat menunjukkan status sosial seseorang. Apabila upacara pemakamannya semakin mewah dan besar maka dianggap semakin kaya, dan jika keluarga yang ditinggalkan berasal dari keluarga yang sederhana, maka keluarga tersebut harus mengumpulkan uang terlebih dahulu untuk dapat melaksanakan upacara pemakaman.

  1. Rumah Adat

Suku Toraja memiliki rumah tradisional yang khas. Rumah tradisional khas tersebut dinamakan rumah Tongkonan. Yang berasal dari bahasa Toraja yaitu tongkon yang berarti duduk. Rumah ini merupakan kekuasaan adat, pusat pemerintahan, dan perkembangan kehidupan sosial budaya masyarakat Tana Toraja.

  1. Ukiran dan Pahatan

Suku Toraja menggunakan ukiran dengan menunjukkan konsep keagamaan dan juga sosial. Selain itu, ukiran kayu ini juga merupakan wadah berkomunikasi masyarakat Toraja karena bahasa Toraja hanya diucapkan dan tak adanya sistem tulisan. Oleh karena itu, ukiran kayu yang disebut Pa’ssura merupakan perwujudan budaya. Terdapat 67 jenis ukiran dengan aneka corak dan rona pada kebudayaan Tana Toraja. Setiap ukiran juga memiliki nama spesifik dan motif yang berbeda. Itulah beberapa keunikan dari Tana Toraja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *